Deret-Deret Janji Menjadi Wajar
Berjanjilah berpikir benar, hingga lelaku juga wajar pexels.com/id-id/@spencer-selover-142259 Barangkali, pandemi ini adalah suatu bahasa yang sama sekali tidak kita kenal sebelumnya boleh jadi pandemi ini adalah enigma yang sampai saat ini kita belum berhasil memecahkannya pandemi ini dan banyaknya yang berguguran tentu adalah nestapa bagi kita semua bahkan ekspresi spontan kita yang impulsif berujung penuh rutuk; berapa kali kita mengutuk mahluk yang tak terlihat dengan mata telanjang itu? katakanlah satu dua kali sebab ia adalah musabab elegi; berpatah-patah mereka yang kita cintai karenanya menyebabkan rindu yang ironi; bagi mereka yang berjuang di garis depan, ada peluk yang tertahan pelik; ada hal-hal manja yang terkadang mungkin menjengkelkan kini kita kangeni; tentang aktivitas yang sebagaimana mesti; sekolah-sekolah dan kampus-kampus yang biasa ramai dengan tanya jawab penuh takzim; terminal, bandara, stasiun, dan halte yang sering berjejal namun juga dikan...