Postingan

Deret-Deret Janji Menjadi Wajar

Gambar
  Berjanjilah berpikir benar, hingga lelaku juga wajar pexels.com/id-id/@spencer-selover-142259 Barangkali, pandemi ini adalah suatu bahasa yang sama sekali tidak kita kenal sebelumnya boleh jadi pandemi ini adalah enigma yang sampai saat ini kita belum berhasil memecahkannya   pandemi ini dan banyaknya yang berguguran tentu adalah nestapa bagi kita semua bahkan ekspresi spontan kita yang impulsif berujung penuh rutuk; berapa kali kita mengutuk mahluk yang tak terlihat dengan mata telanjang itu? katakanlah satu dua kali sebab ia adalah musabab elegi; berpatah-patah mereka yang kita cintai karenanya   menyebabkan rindu yang ironi; bagi mereka yang berjuang di garis depan, ada peluk yang tertahan pelik; ada hal-hal manja yang terkadang mungkin menjengkelkan kini kita kangeni; tentang aktivitas yang sebagaimana mesti; sekolah-sekolah dan kampus-kampus yang biasa ramai dengan tanya jawab penuh takzim; terminal, bandara, stasiun, dan halte yang sering berjejal namun juga dikan...

Menjalin Jalan

Gambar
  Refleksi potensi diri pexels.com/id-id/@drewrae Untuk yang sudah berjuang sejauh ini; Terkhusus kamu yang mampu bertahan selama ini Adalah jalan yang tidak mudah sudah terlampaui Tidak aku tampik, karena aku pun mengakui Bahwa jalan yang penuh aral-pejal telah dijajal; Sudah jamak merintangi jalan penuh onak Kaki terduri bukan lagi sekali-dua kali; Bahkan badan sering lemas terkulai, termasuk antar anggotanya hampir-hampir bercerai Namun, itu semua sudah kamu belakangi; Kini kamu di muka; Sedang ia, jalan yang pelik itu, Sebab begitu tangguhnya dirimu, Sudah kadung menyerah merintangimu; Kadung payah mengimbangimu yang gagah Wahai kamu, Entitas yang mewujud diri ini, Kamu sudah sejauh ini Bukan kah dalam refleksi sejauh ini Didapati diri yang begitu kuat dari apa yang diketahui dirimu sendri Wahai, diri: Teruslah berjuang meski payah; Teruslah berjalan meski goyah; Sebab, adalah syak wasangka yang mengkerdilkan diri itu sama sekali mentah, Dipecundangi oleh potensi diri yang seja...

Daunnya Ada pada Bendera Kanada, ini Sembilan Hal Menarik dari Pohon Maple

Gambar
  Pohon berdaun indah yang diburu kolektor pexels.com/@jplenio Dalam  Motif Daun Maple dalam Busana Kasual  Olivia Pradhista Dewi (2018) menjelaskan bahwa Pohon Maple dalam bahasa latin disebut  Acerpsedoplatanus  yang memiliki daya adaptasi yang sangat tinggi terhadap transisi musim yang ditandai dengan perubahan warna daunnya. Pohon Maple hidup di negara subtropis di mana saat musim gugur ( autumn ) tiba daunnya juga meranggas sebagaimana daun pada pohon lain. Musim gugur yang identik dengan fenomena meranggasnya dedaunan membuat Daun Maple berserakan di sepanjang jalan di mana Pohon Maple itu tumbuh. Dilansir dari artikel rimbakita.com yang berjudul  Pohon Maple – Morfologi, Habitat, Manfaat & Cara Tanam di Indonesia  daun maple yang ambil bagian dalam bendera Kanada ini mempunyai bentuk yang begitu unik, setiap helai daun memiliki lima sisi lancip dengan variasi warna hijau, kuning, oranye, dan merah. Menarik, bukan? langsung saja kita ketahu l...

Dikekalkan Puisi

Gambar
Aku kekalkan kamu dalam puisi-puisiku Sumber gambar: pexels.com/id-id/@rakicevic-nenad-233369 Puisiku adalah enigma yang berulang kali ditembangkan; Yang bertindak sebagai juru kunci hati pada seseorang Meski, sampai detik ini tak kunjung juga terbuka Meski seseorang itu tak kunjung juga peka Namun, puisiku memang seumpama enigma; Yang tidak mudah diterka Kendati boleh jadi dapat dirasa Puisi-puisiku adalah semesta; Puisi-puisiku adalah puisi itu sendiri; Yang membentuk wajah semesta baru Yaitu, semesta puisi, Yang di dalamnya dikekalkan nama seseorang; Namamu

Segar dan Dibayangi Mitos, ini Lima Hal Mengenai Dawet Jabung Ponorogo

Gambar
Dawet segar dan mitosnya yang juga segar bagi yang jomblo Sumber gambar: suratkabar.id Minuman tradisional yang satu ini begitu menggugah secara visual, pun tentu juga ketika dinikmati. Dawet jabung, merupakan minuman yang cukup lestari di Desa Jabung. Tentu, dawet ini juga dapat menjadi pilihan kamu untuk menikmatinya saat berbuka. Karena, selain cukup berbeda dengan dawet lainnya, dawet ini juga begitu segar, lho! tanpa berlama-lama lagi, yuk, kita ketahui lima hal mengenai dawet jabung! 1. Penamaan dawet jabung Sumber gambar: goodnewsfromindonesia.id Penamaan dawet ini menjadi dawet jabung, selain perbedaannya yang akan kamu ketahui nanti, tak terlepas dari desa yang menjadi pusat dijualnya minuman tradisional yang satu ini, yaitu Desa Jabung, Ponorogo. Disebut pusat, sebab di sana terdapat banyak sekali penjual dawet jabung yang tersebar hingga merambah pada desa lainnya di sekitar Desa Jabung. Terbayang pedagangnya berderet-deret di sepanjang pinggir jalan...

Tujuh Hal Mengenai Kolak Ayam Gresik, Tradisi Sejak Zaman Sunan Dalem

Gambar
 Kolak ayam Gresik Sunan Dalem, warisan kuliner kaya makna Sumber gambar: etnis.id Ada yang unik dari sebuah desa, di Timur Jawa, yaitu Desa Gumeno. Pasalnya ada tradisi yang sudah bertahan berabad-abad lamanya, lho! yaitu tradisi kolak ayam. Eits, meski begitu menggiurkan meskipun baru membaca namanya, tahan dulu sampai berbuka, ya. Bisa sambil membaca mengenai kolak ayam lebih jauh hehe. Berikut tujuh hal mengenai kolak ayam di Desa Gumeno. 1. Sudah menjadi tradisi di Desa Gumeno, Gresik Sumber gambar: regional.kompas.com Sebagai tradisi, tentu kolak ayam Gresik sudah bertahan dalam rentang waktu yang lama. Dihimpun dari berbagai sumber, tradisi ini sudah ada sejak lima abad lamanya di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Lebih tepatnya lagi, tradisi ini bermula dan berlangsung di (cikal bakal) Masjid Jami' Sunan Dalem Desa Gumeno. Wah, sudah begitu lama ya tradisi ini bertahan dan agaknya tidak ada alasan untuk tidak terus m...

Mengeja Fungsi Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19*

Gambar
Sumber gambar: unjkita.com Bagi Soe Hok Gie, patriotisme bukan lahir dari hipokrisi dan slogan-slogan. Mengenal objek adalah satu-satunya cara untuk mencintai sesuatu. Artinya, kecintaan terhadap Indonesia akan tumbuh saat mengenal Indonesia lengkap dengan mengenal masyarakatnya dari dekat, (Soe Hok Gie, 1967). Hari ini, terlihat kita begitu gemar berslogan, ada pun hipokrisi atau tidak, tentu tidak dengan mudah dapat disimpulkan. Butuh melihat segalanya dengan jelas, termasuk indikasi dari maksud ( output ) slogan-slogan yang didengungkan ke mana-mana. Polarisasi masyarakat di Indonesia pasca pemilihan presiden (pilpres) 2014 adalah satu hal yang perlu kita daras. Sebab kebisingan yang muncul dari polarisasi itu sudah tidak lagi boleh abaikan. Polarisasi yang seumpama bom waktu itu, menurut hemat penulis lebih dari sekadar fanatisme tokoh belaka. Nilai-nilai ( world view ‘pandangan hidup’) merupakan sesuatu yang jelas memengaruhi polarisasi itu. Boleh jadi penyebabnya adalah...